Senin, 09 Maret 2020

Untung Berlipat Dengan Berinventasi Di Reksadana


Kehidupan harus tetap berjalan dan manusia diharuskan untuk berpikir jauh ke depan. Masa depan yang sejahtera menjadi impian setiap orang. Tak mengherankan jika setiap orang mempersiapkan segala sesuatunya agar di masa tua tetap produktif. Berinvestasi merupakan sebuah pilihan jangka panjang yang tepat dimana Anda tetap memiliki penghasilan meski sudah tidak bekerja. Di tengah banyaknya tawaran investasi reksadana menjadi instrumen investasi pilihan lantaran memiliki resiko yang cenderung rendah.

Kemunculan investasi reksadana sangat beriringan dengan munculnya pasar modal dan bursa saham. Meski reksadana termasuk investasi beresiko kecil namun memiliki keuntungan berlipat yang bisa Anda dapatkan. Pun juga bisa Anda gunakan sebagai pemenuh keuangan jangka panjang untuk biaya pendidikan anak hingga kebutuhan pasca pensiun.

Untung Berlipat Dengan Berinventasi Di Reksadana

Apa itu reksadana?
Instrumen investasi yang tengah populer dan menjadi pilihan banyak orang yakni reksadana. Reksadana adalah sebuah pengelolaan dana dari investor yang kemudian dikelola sedemikian rupa oleh manajer investasi untuk diinvestasikan pada beberapa instrumen di pasar modal yang dianggap akan mendatangkan keuntungan. Setidaknya ada empat jenis reksadana yang bisa dipilih diantaranya reksadana pasar uang (RDPU), reksadana pendapatan tetap (RDPT), reksadana campuran (RDC), serta reksadana saham (RDS). Di reksadana dikenal dengan adanya prinsio hgh risk, high return. Maka dari semua jenis reksadana, reksadana saham menjadi jenis reksadana dengan resiko yang besar dengan potensi imbal balik keuntungan yang besar pula.

Kelebihan investasi di reksadana
Sering kali banyak orang yang membandingkan besaran keuntungan yang didapat antara investasi emas dengan reksadana. Dan mereka lebih cenderung memilih investasi emas lantaran sudah jelas besaran keuntungan yang didapat. Belum lagi investasi emas memang menjadi instrumen investasi yang sudah lama dikenal jika dibandingkan dengan reksadana. Meski terbilang baru, berinvestasi reksadana justru dianggap memiliki imbal balik atau keuntungan yang lebih besar asalkan Anda tepat dalam memilih dan mengelolanya. Lantas apa saja kelebihan investasi reksadana dibandingkan investasi emas?

1.       Hanya butuh dana kecil
Siapa bilang berinvestasi harus memiliki dana yang besar. Anda yang memiliki dana kecil pun mulai sekarang bisa berinvestasi di reksadana dan bisa dilakukan secara online. Diketahui nilai paling kecil untuk investasi reksadana sekitar Rp 100.000.

2.       Tidak ada resiko hilang
Investasi emas memang menggiurkan namun berisiko tinggi hilang karena berwujud fisik. Beda dengan reksadana yang tidak memiliki wujud fisik. Pada dasarnya dana reksadana disimpan dan dikelola dalam bentuk bunga atau dividen oleh bank kustodian.

3.       Aman dari resiko penipuan
Karena reksadana tidak berwujud fisik maka instrumen investasi ini sangat aman dari resiko penipuan jika dibandingkan dengan investasi emas. Transaksinya pun tidak memerlukan sertifikat serta dikelola oleh manajer investasi yang profesional.

Investasi reksadana kini bisa Anda lakukan dengan mudah melalui Amartha. Ada banyak sekali keuntungan yang didapat mulai dari jaminan keamanan berinvestasi hingga jaminan keuntungan yang didapat. Tak perlu khawatir karena Amartha sudah memiliki izin usaha serta mendapat pengawasan langsung dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).